Pasukan Rusia yang berada di Crimea kini memiliki peralatan penangkis udara yang mumpuni.

Seorang sumber dari anggota militer yang berada di Laut Hitam kepada RIA Novosti mengatakan bahwa Militer Rusia telah menempatkan rudal penangkis serangan udara canggih S-300PMU di wilayah yang baru saja dicaplok dari Ukraina itu. Seperti dilansir Sputnik, situs berbahasa Inggris milik RIA Novosti, S-300PMU sudah berada di Crimea sejak November.
“Dengan hadirnya S-300PMU, bisa dikatakan bahwa tameng udara sudah terbentuk sempurna di Semenanjung Crimea dan telah mampu melindungi Armada Laut Hitam Angkatan Laut Rusia dari ancaman yang berasal dari udara,” papar sumber tersebut.
S-300PMU merupakan sebuah sistem pertahanan udara yang mampu menembak wahana udara apa pun dalam radius 200 kilometer. Pasukan Rusia yang berada di Crimea sangat membutuhkan sistem ini mengingat eskalasi konflik di Ukraina yang semakin mengkhawatirkan.
Sumber: RIA Novosti